![]() |
Juara kontes Dangdut Academy 2, Evi Masamba
|
TRIBUN-TIMUR.COM - Juara Dangdut Akademi 2 Evi Masamba harus menerima kenyataan tersingkir dari ajang Dangdut Akademi Asia (DAA) 5 besar (top five) Kamis malam (24/12/2015).
Evi terpaut empat angkat dari Shiha Malaysia. Sebenarnya dari empat juri, hanya juri dari Malaysia, Pak Ngah yang memberikan poin terendah ke Evi. Evi hanya mendapat poin 80 dari Pak Ngah, sementara kontestan lain mendapat angka 90 ke atas. Anehnya, 3 juri lain dari Singapura, Brunai dan Indonesia memberi angka tinggi untuk Evi.
Banyak yang kaget dengan tersingkirnya wanita asal Masamba, Luwu Sulawesi Selatan ini termasuk para komentator Soima. Tak pelak, Pak ngah dianggap menjadi biang tersingkirnya wanita berkulit sawo matang ini.
Di media sosial, para netizen juga menyayangkan keputusan Pak Ngah. Di intagram Evi misalnya, para netizen ramai-ramai membully Pak Ngah. Pak Ngah dituding memberikan nilai seolah-olah Evi hanya penyanyi kelas menengah.
Akun @nata_akkel menulis, "Nilai dr juri malaysia sungguh terlalu. jauh bgt beda nya sama nilai2 juri yg lain, seandai nya komentator di berikan kesempatan jg untuk menilai pasti yg gugur bukan evi, .. Ingat! Skrng sulit menjadi Hakim yg adil, Hakim yg se adil2 hanya bs kita jumpa di Akhirat kelak".
"Semua orang tau bahwa pak Ngah tidak bijaksana. Biarkan. Do'a seluruh orang Indonesia semoga cepat dikabulkan Allah. Biarkan pak Ngah berkembang, semoga segera memetik hasilnya.
Toh tu pak tua juga udah tua," tulis follower @nisamdf.
"Sehrsnya pak ngah ngasih nilai jangan terlalu jauh jaraknya kaya juri2 yang lain. kalau td mlm ky mau ngejatuhkan peserta indonesia," komentar @tioyuskaryahya.
Akun @eninurmasari bahkan mengecam dengan komentar, "Ya....Alloh moga" mlm Nanti d" DDA Fitri "n Sihah angkat kaki dr Indonesia "n Danang+Lesty jd juara"x.acara DAA jd bkn Boring juri"x mbok yao d" ganti yg Sportif dikit.masak Masidayu+ fahrul.R.+Soimah kaget Pak.
Ngah ngasih Nilai Evi 80 pdhl Shiha+fitri nyanyi g" enak d" ksh 90 mending d" ksh nilai 100 aja Pak.Ngah sekalian jd juara"x hahahaha"
Boikot DAA
Selain mengecam juri asal Malaysia itu, Netizen juga meminmta Indosiar sebagai penyelenggar DAA memecat Pak Ngah. beberapa diantanya malah memboikot untuk tak menonton acara ini lagi.
"Yg suaranya bagus2 asal indonesia..satu persatu disenggol.kenapa juga indosiar pake juri dari malaysia.penilaian nya gak subjektif," tulis @eninurmasari.
"Good bye DAA. Udaah tidak ada lagi mutiaraku @ervhyyanti2 .tadi tadi malam sampai sekarang ini air mata trus-trusan netes.
Suara emas spertiii kk Evi drndahin. Hatikuu rasax tersayat-sayat perih," tulis @nurlinda525_evigassing
@rahmaa_amhaa97: " Pra juri berbuat curang, Jdi males nonton DAA, kka evi dah ke senggol .."
Hastag #RIPpakNgah
Serangan netizen kepada juri Malaysia bernama lengkap Suhaimi Mohd Zain itu juga dilancarkan di twitter.
Bahkan untuk membully Pak Ngah, netizen membuat hastag #RIPpakNgah dan #PECATpakNgah.
Tak lupa netizen ikut mention akun twitter @Indosiar sebagai penyelenggara untuk meluapkan kekesalannya.
#RIPPakNgah Juri mabok @PakNgahSuhaimi DAA Acara settingan. Parah! "@enrimelleng: Berikan tepuk tangan @IndosiarID pak Ngah kelaut aja kamu!
Akun @hermanto menulis, "Sepertinya Pak Ngah ngga obyektif dlm penilaian...#Pecatpakngah"
@ilhamsodiq96 berkomentar," Ketahuan yg sebenernya, ini akibat wktu di DA bnyk setingan, yg bagus didepakin & jelek juara. skrg adu sm psrta luar jd kalah @indosiar".


No comments:
Post a Comment