Sebuah video yang diunggah ke YouTube oleh “NASA Goddard” tanggal 31 Agustus 2015 menjelaskan bagaimana gerhana tersebut dapat terjadi. Peristiwa tersebut merupakan kombinasi antara terjadinya gerhana bulan dengan formasi ‘supermoon‘.
Supermoon adalah sebuah keadaan bulan secara penuh ketika posisi bulan berada dalam titik terdekat dengan bumi. Pada saat itu, bulan tampak lebih besar dari biasanya.
Dalam video tersebut juga diungkapkan bahwa peristiwa ini pernah terjadi pada tahun 1910, 1928, 1946, 1964, dan 1982. (dakwatuna/hdn)
No comments:
Post a Comment